Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Compute Expert

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya


Beranda >> Tutorial Excel Compute Expert >> Kumpulan Rumus Excel Lengkap dan Fungsinya >> Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya



Pada tutorial ini, kamu akan mempelajari segala hal yang kamu perlu pahami mengenai penggunaan rumus AVERAGE di excel.

Rata-rata adalah suatu proses perhitungan yang sering kita perlu lakukan ketika kita ingin mendapatkan satu angka untuk melambangkan sekelompok angka. Jika kamu memproses angka-angkamu di excel, maka excel menyediakan rumus AVERAGE untuk membantumu menghitung rata-rata angka-angkamu secara cepat.

Mau menguasai cara menggunakan AVERAGE agar kamu bisa mengoptimalkan proses pengolahan data angkamu di excel? Baca tutorial ini sampai ke bagian akhirnya!







AVERAGE Adalah…

Kita dapat mendefinisikan AVERAGE sebagai rumus yang dapat merata-ratakan angka-angka yang kita punya di excel secara cepat dan akurat.



Kegunaan/Fungsi AVERAGE pada Excel

AVERAGE bisa membantu kita mendapatkan rata-rata dari suatu kelompok angka di excel.



Hasil AVERAGE

Hasil dari AVERAGE adalah sebuah angka yang melambangkan rata-rata dari angka-angka yang kita berikan sebagai input dalam rumus ini.



Versi Excel dari Mana Kita Mulai Bisa Menggunakan AVERAGE

Kita bisa menggunakan rumus AVERAGE sejak excel 2003.



Cara Penulisan dan Inputnya

Berikut bentuk penulisan umum AVERAGE di excel.

= AVERAGE ( angka1 , [ angka2 ] , … )


Satu-satunya input yang perlu kamu berikan kepada AVERAGE adalah angka-angka yang ingin kamu rata-ratakan. Kamu bisa memasukkan input angka-angka tersebut dengan langsung mengetikkan mereka dalam AVERAGE atau dengan mereferensikan koordinat cell atau cell range.

Biasanya, kita hanya memberikan input satu cell range kepada AVERAGE yang berisi semua angka yang ingin kita rata-ratakan. Jika memberikan lebih dari satu input, maka jangan lupa untuk memisahkan input-inputmu dengan tanda koma ( , ).



Contoh Penggunaan dan Hasil

Berikut contoh implementasi AVERAGE di excel. Kamu bisa lihat penulisan dan hasil dari rumus ini juga di sini.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Implementasi AVERAGE

Dalam contoh ini, kita mempunyai data kuantitas penjualan satu tahun penuh dan kita ingin mendapatkan rata-rata dari semua kuantitas penjualannya. Untuk menghitungnya dengan cepat, kita gunakan rumus AVERAGE di excel.

Tinggal masukkan input cell range yang berisi angka-angka kuantitas penjualannya (di sini berarti cell range kolom kuantitas penjualan) dan tekan enter. AVERAGE akan langsung memberikan hasil perhitungan rata-ratanya untuk kita!



Langkah Penulisan

Setelah kita melihat bentuk penulisan, input dan contoh implementasi AVERAGE, mari sekarang kita pelajari langkah penulisan rumusnya. Langkah-langkahnya sebenarnya cukup simpel untuk diikuti seperti yang dapat kamu lihat di bawah ini.

  1. Ketik tanda sama dengan ( = ) di cell tempatmu ingin menaruh angka rata-ratamu

    Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Langkah 1

  2. Ketik AVERAGE (boleh dengan huruf besar atau huruf kecil) dan tanda buka kurung setelah =

    Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Langkah 2

  3. Masukkan semua angka yang ingin kamu rata-ratakan dengan mengetikkan mereka secara langsung atau melalui koordinat cell atau cell rangenya. Jika kamu memberikan lebih dari satu input, pisahkan mereka dengan tanda koma

    Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Langkah 3

  4. Ketik tanda tutup kurung setelah kamu telah memasukkan semua angka yang ingin kamu rata-ratakan

    Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Langkah 4

  5. Tekan tombol Enter
  6. Selesai!

    Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Langkah 6




AVERAGE yang Memperhitungkan Nilai Logika dan Teks: AVERAGEA

Perlu melibatkan teks dan nilai logika dalam perhitungan rata-ratamu di excel? Jika itu yang kamu inginkan, maka kamu sebaiknya tidak menggunakan AVERAGE sebagai solusi rumusmu. Kamu sebaiknya menggunakan AVERAGEA untuk ini.

AVERAGEA akan merata-ratakan angka, teks, dan nilai logikamu dalam proses perhitungannya. AVERAGEA akan mengasumsikan nilai logika TRUE sebagai 1 dan teks serta nilai logika FALSE sebagai 0.



Bentuk penulisan AVERAGEA cukup mirip dengan AVERAGE seperti yang dapat kamu lihat di bawah ini.

= AVERAGEA ( nilai1 , [ nilai2 ] , … )


Dan berikut contoh implementasi AVERAGEA di excel.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Implementasi AVERAGEA

Pada contoh tersebut, kita mempunyai suatu set data yang kita rata-ratakan dengan menggunakan AVERAGE dan AVERAGEA. Kamu bisa lihat bentuk penulisan dan hasil dari kedua rumus tersebut beserta perbedaan mereka.

Dalam set data ini, kita mempunyai tiga teks yang memberitahu kita bahwa tidak ada penjualan di bulan tersebut. Ketika kita menghitung rata-rata dari set data ini, AVERAGE mengabaikan ketiganya dan sehingga hanya merata-ratakan sembilan angka di sana. Di lain pihak, AVERAGEA menganggap ketiga teks tersebut sebagai 0 dan merata-ratakan 12 angka sebagai hasilnya.

Karena hal ini, hasil dari AVERAGE dan AVERAGEA menjadi berbeda dalam screenshot contohnya tersebut. Jika tidak terdapat teks (dan nilai logika) dalam input keduanya, maka hasil mereka semestinya sama.



AVERAGE dengan Kriteria (AVERAGE IF): AVERAGEIF/AVERAGEIFS

Perlu menghitung rata-rata hanya dari angka-angka yang entri datanya memenuhi kriteriamu? Kamu bisa menggunakan AVERAGEIF/AVERAGEIFS, bukan AVERAGE, untuk membantumu.

Kamu bisa menggunakan AVERAGEIF jika kamu hanya mempunyai satu kriteria dan AVERAGEIFS jika kamu mempunyai satu kriteria atau lebih. Bentuk penulisan umum dari keduanya di excel adalah sebagai berikut.

AVERAGEIF

= AVERAGEIF ( range_data , kriteria , [ range_angka ] )


AVERAGEIFS

= AVERAGEIFS ( range_angka , range_data1 , kriteria1 , … )


Dalam AVERAGEIF, kamu hanya perlu memberikan input satu pasang range data dan kriteria karena ia hanya bisa menerima satu kriteria. Kriteria tersebut akan mengevaluasi semua data dalam range datanya. Setelah itu, AVERAGEIF akan merata-ratakan angka-angka di range angka yang posisinya paralel dengan data yang memenuhi kriterianya.

Input range angka di AVERAGEIF bersifat opsional. Jika kamu hanya memberikan input range data, maka AVERAGEIF akan menghitung rata-rata dari angka di cell range tersebut (yang memenuhi kriteriamu saja).

Dalam AVERAGEIFS, kamu memberikan input range angka terlebih dahulu sebelum pasangan-pasangan range data dan kriteria dan ia tidak bersifat opsional. Untuk pasangan range data dan kriterianya, kamu bisa memasukkan input satu pasangan atau lebih. Kriteria yang kamu jadikan input hanya akan mengevaluasi data di cell range yang kita jadikan input sebelumnya.

Untuk input AVERAGEIF dan AVERAGEIFS, range data dan range angkanya sebaiknya sama besar ukurannya dan paralel dalam hal posisinya. Ini untuk memudahkan kita mengecek hasilnya jika perlu.

Berikut contoh implementasi AVERAGEIF dan AVERAGEIFS di excel.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Implementasi AVERAGEIF dan AVERAGEIFS

Kita mempunyai set data yang terdiri dari beberapa kolom di sini, termasuk kolom kuantitas penjualan Januari yang berisi angka kuantitas penjualan. Kita ingin menghitung dua rata-rata di sini, rata-rata kuantitas penjualan apel serta kuantitas penjualan jeruk di wilayah penjualan 1.

Untuk menghitung rata-rata kuantitas penjualan apel, kita bisa gunakan AVERAGEIF karena kriterianya hanya satu di sini. Tinggal masukkan input kolom kuantitas penjualan Januari, kolom produk, dan kriteria “apel”nya.

Untuk rata-rata kuantitas penjualan jeruk di wilayah 1, kita sebaiknya menggunakan AVERAGEIFS karena terdapat dua kriteria di sana. Kita masukkan input kolom kuantitas penjualan Januari, kolom produk dan kriterianya (jeruk), serta kolom wilayah penjualan dan kriterianya (1).

Gunakan AVERAGEIF serta AVERAGEIFS dengan benar dan kita akan mendapatkan rata-rata dari angka-angka kita berdasarkan kriteria yang kita punya!



Penggunaan AVERAGE di Data Terfilter: SUBTOTAL

SUBTOTAL adalah sebuah rumus yang mengkhususkan dirinya pada pengolahan data cell range yang memiliki filter. Kita bisa menggunakan beberapa rumus pada cell range terfilter melalui SUBTOTAL. Salah satu dari rumus-rumus tersebut adalah AVERAGE.

Mengapa kita tidak langsung saja menggunakan AVERAGE pada cell range terfilter daripada menggunakan AVERAGE melalui SUBTOTAL?

Jika kita menggunakan AVERAGE, maka ia juga akan menghitung angka-angka yang filter kita sembunyikan. Jika kita ingin merata-ratakan angka-angka yang lolos filter saja, maka kita sebaiknya menggunakan SUBTOTAL!

Berikut bentuk penulisan umum SUBTOTAL untuk mengaplikasikan AVERAGE pada cell range terfilter.

= SUBTOTAL ( 1/101 , range_terfilter1 , range_terfilter2 , … )


Angka 1 atau 101 di sana adalah input kode AVERAGE pada SUBTOTAL. Input 1 jika kamu ingin menghitung juga angka-angka di cell yang kamu sembunyikan secara manual dalam range terfiltermu. Jika kamu ingin mengabaikan mereka, maka berikan input 101.

Setelah memasukkan input kode AVERAGEnya, kamu bisa memasukkan input range terfilter yang kamu ingin hitung rata-rata dari angka-angkanya. Kamu bisa memberikan input lebih dari satu range terfilter walaupun kebanyakan orang hanya memberikan input satu range saja.

Untuk lebih memahami implementasi AVERAGE melalui SUBTOTAL di excel, berikut contoh implementasinya.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Implementasi SUBTOTAL untuk Penggunaan AVERAGE pada Cell Range Terfilter

Pada contoh ini, kita menghitung lagi rata-rata dari set data kuantitas penjualan bulanan.

Kita sudah memfilter cell range set datanya sekarang sehingga ia hanya menunjukkan kita kuantitas penjualan dari bulan 1 sampai dengan 6. Jika kita ingin mengaplikasikan AVERAGE ke angka-angka kuantitas penjualan di cell range terfilternya, kita sebaiknya menggunakan SUBTOTAL.

Kita masukkan input kode 1 dan cell range terfilter kita ke SUBTOTALnya. Kode 1 atau 101 menjadi sama saja di sini karena tidak terdapat cell yang disembunyikan secara manual dalam cell range terfilternya. Cell range terfilter yang kita jadikan input adalah kolom kuantitas penjualan yang sudah kita filter.

Tuliskan SUBTOTALmu dengan benar dan kamu akan segera mendapatkan rata-rata dari angka-angka pada cell range terfiltermu! Seperti apa yang dapat kamu lihat pada contoh di atas.



AVERAGE Nilai-Nilai Terbesar/Terkecil: AVERAGE LARGE/SMALL

Perlu merata-ratakan angka-angka terbesar/terkecil dari suatu kelompok angka yang kamu punyai di excel? Kamu bisa menggunakan AVERAGE untuk melakukan perhitungan tersebut. Namun, jika kamu ingin melakukannya dalam satu penulisan rumus saja, maka kamu sebaiknya menggabungkannya dengan LARGE (untuk angka-angka terbesar)/SMALL (untuk angka-angka terkecil).

Bentuk penulisan umum kombinasi AVERAGE dan LARGE/SMALL di excel adalah sebagai berikut.

= AVERAGE ( LARGE / SMALL ( range_angka , { urutan1 , urutan2 , … } ) )


Kita tuliskan LARGE/SMALL dalam AVERAGE kita di kombinasi rumus ini. Dalam LARGE/SMALL, kita masukkan input cell range di mana kelompok angka kita berada. Kita juga masukkan input array yang berisi urutan terbesar/terkecil angka-angka yang ingin kita hitung rata-ratanya.

Sebagai contoh input arraynya, katakanlah kita ingin merata-ratakan angka pertama sampai keenam terbesar. Untuk itu, kita sebaiknya memberikan input array seperti ini ke rumus LARGE kita: { 1 , 2 , 3 , 4 , 5 , 6 }.

Jika kamu pernah menggunakan LARGE/SMALL sebelumnya di excel, maka kamu mungkin tahu kedua rumus ini biasanya hanya memproses satu angka. Oleh karena itu, input keduanya biasanya hanya berisi satu angka urutan untuk menghasilkan angka terbesar/terkecil yang kita inginkan.

Namun, jika kita memberikan input array angka pada rumusnya, kita bisa mendapatkan array yang berisi beberapa angka juga. Fakta ini yang kita manfaatkan dalam kombinasi AVERAGE dan LARGE/SMALL. Dengan memanfaatkan hal tersebut, kita bisa merata-ratakan angka-angka terbesar/terkecil dalam satu penulisan rumus!

Kamu bisa lihat contoh implementasi kombinasi rumusnya ini di screenshot di bawah.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Implementasi Kombinasi AVERAGE dengan LARGE/SMALL

Kita gunakan set data yang kita gunakan sebelumnya pada contoh implementasi AVERAGE di tutorial ini. Sekarang, kita ingin menghitung rata-rata tiga kuantitas penjualan terbesar dan terkecil. Kita gunakan kombinasi AVERAGE dan LARGE/SMALL untuk membuat proses perhitungannya menjadi jauh lebih mudah dan cepat.

Kita masukkan input cell range kolom kuantitas penjualan ke LARGE dan SMALL kita dalam setiap penulisan rumusnya. Lalu, kita masukkan input array { 1 , 2 , 3 } juga sehingga kita bisa menghitung rata-rata angka terbesar/terkecil pertama, kedua, dan ketiga.

Kita lakukan semua itu dalam penulisan rumus LARGE/SMALL dalam AVERAGE kita. Sebagai hasilnya, kita dapatkan rata-rata kuantitas penjualan terbesar/terkecil yang kita inginkan!




AVERAGE untuk Menghitung Moving Average (Rata-rata Bergerak)

Dengan menggunakan AVERAGE, kamu juga bisa menghitung moving average/rata-rata bergerak di excel. Untuk ini, kamu perlu menempatkan datamu secara urut waktu dalam suatu deret agar proses penulisan rumusnya bisa menjadi lebih mudah.

Ada dua cara menghitung moving averagenya: dengan menggunakan AVERAGE saja atau dengan mengkombinasikan AVERAGE, OFFSET, MIN, dan ROW. Kombinasi AVERAGE, OFFSET, MIN, dan ROW dapat memberikanmu fleksibilitas dalam hal periode perhitungan moving averagenya.

Untuk menghitung moving average di excel dengan hanya menggunakan AVERAGE, berikut bentuk penulisan umumnya.

= AVERAGE ( range_moving_average )


Koordinat cell range dalam rumus AVERAGE sebaiknya berbentuk referensi relatif (tidak terdapat simbol dolar dalam koordinat cell rangenya). Dengan begitu, kita bisa menyalin rumusnya dengan leluasa untuk mendapatkan semua hasil rata-rata bergerak kita. Ukuran cell range yang kita jadikan input tergantung dari lama periode yang ingin kita hitung rata-rata bergeraknya.

Di lain pihak, bentuk penulisan kombinasi AVERAGE, OFFSET, MIN, dan ROW untuk menghitung moving average adalah sebagai berikut.

= AVERAGE ( OFFSET ( cell_angka , 0 , 0 , - MIN ( ROW ( ) - ROW ( cell_angka_teratas ) + 1 , lama_periode ) , 1 )


Dalam penulisan rumus di atas, OFFSET akan membuat cell rangemu bergerak sejalan dengan pergerakan lokasi perhitungan moving averagemu. Kamu juga bisa merubah lama periode moving averagemu dengan mudah. Tinggal merubah input lama_periode di rumus MIN di dalam OFFSET.

Kita gunakan kombinasi MIN dan ROW agar kita bisa menghitung moving averagenya juga jika input lama periodenya terlalu besar angkanya. Terkadang, lama periodenya bisa lebih besar dari apa yang OFFSET bisa perlebar untuk input cell range angka-angka teratasmu. Rumus MIN di sini mengontrol agar OFFSET kita tidak melebar melebihi dari range angkamu.

Untuk itu, MIN kita mengambil angka terkecil dari lama periode kita dan hasil pengurangan ROW kita. ROW yang kita kurangi adalah ROW dari cell di mana kita menuliskan rumus kita (ini penyebab kita tidak memberikan input apapun dalam penulisan ROWnya ini) dengan ROW dari cell angka teratas kita. Kita tambahkan 1 di hasil pengurangan ROWnya agar ia bisa memberikan hasil sesuai dengan yang kita inginkan.

Kita juga tambahkan simbol minus sebelum MIN karena kita ingin OFFSET kita melebarkan input cell range kita ke atas. Ini karena perhitungan moving average melibatkan angka-angka dari periode-periode sebelum periode yang kita hitung.

Bentuk penulisan rumus di atas mengasumsikan deret angkamu ada dalam bentuk baris-baris (yang merupakan bentuk yang paling umum). Jika ia ada dalam bentuk kolom-kolom, kamu harus menukar posisi input rumus MINmu dan angka 1nya. Karena kita perlu menyalin penulisan rumus perhitungan moving average kita, kita buat referensi cell angka dalam OFFSET kita jadi referensi relatif.

Untuk membuatmu lebih memahami konsep perhitungan moving average dengan hanya menggunakan AVERAGE, berikut contoh implementasinya.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Implementasi AVERAGE untuk Menghitung Moving Average di Excel

Seperti dapat kamu lihat di sana, kita menghitung moving average untuk periode 3 bulan pada contohnya dengan menggunakan AVERAGE. Tinggal tuliskan AVERAGE yang menghitung moving average angka teratas dan salin penulisannya ke bawah untuk mendapatkan semua hasil moving average kita. Karena AVERAGE mengabaikan data non-angka dalam perhitungannya, seharusnya tidak ada masalah ketika kita ingin mendapatkan moving average angka yang teratas.

Namun, ini bisa menjadi masalah jika kita ingin mengubah lama periode perhitungannya menjadi 5 atau 6 bulan. Ini karena kita perlu menulis ulang rumus-rumus AVERAGE kita untuk melakukan itu.

Terlebih lagi, lama periodemu bisa lebih besar angkanya dari apa yang bisa kamu jadikan input untuk perhitungan moving average pertamamu. Ini membuatmu jadi perlu menuliskan rumus AVERAGE yang terpisah untuk angka-angka teratasmu sehingga kamu bisa mendapatkan semua hasil moving averagemu.

Jika kamu menemui masalah seperti apa yang baru saja kita diskusikan, kamu bisa gunakan kombinasi AVERAGE, OFFSET, MIN, dan ROW. Contoh implementasi kombinasi rumus-rumus tersebut adalah sebagai berikut.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Implementasi Kombinasi AVERAGE, OFFSET, MIN, dan ROW untuk Menghitung Moving Average di Excel

Di sini, kamu bisa lihat contoh penulisan dan hasil kombinasi AVERAGE, OFFSET, MIN, and ROW untuk menghitung moving average. Kita tuliskan mereka dengan menggunakan pola yang tadi kita diskusikan. Karena periode perhitungannya di sana juga 3, hasilnya akan sama dengan hasil yang kita dapatkan dari dengan menggunakan AVERAGE saja sebelumnya.

Namun, salah satu keuntungan dari penggunaan kombinasi ini adalah kemudahan mengganti periode moving averagenya. Kita tinggal mengganti isi cell E3 yang kita referensikan dalam penulisan rumus kita dan periode moving averagenya akan berubah.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Hasil Perubahan Lama Periode Moving Average di Kombinasi AVERAGE, OFFSET, MIN, dan ROW

Jika kita tidak menjadikan MIN dan ROW sebagai input OFFSET kita, beberapa rumus pertama kita akan menghasilkan error di sini. Ini karena periode enam bulannya lebih besar dari apa yang bisa OFFSET perlebar dalam beberapa rumus pertama moving average kita.



Shortcut Rumus AVERAGE di Excel: AutoAverage

Ada fitur excel yang bisa kamu gunakan sebagai shortcut penulisan rumus AVERAGEmu untuk sebuah deret angka. Fitur tersebut adalah AutoAverage, salah satu varian dari fitur AutoSum.

Cara mengaktifkan fitur AutoAverage ini cukup mudah di excel. Kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini yang juga kita ilustrasikan dengan beberapa screenshot.

Pertama, sorot cell range deret angka yang kamu ingin hitung rata-ratanya. Alternatifnya, kamu juga bisa menaruh kursor cellmu persis di luar dari cell range tersebut.

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Penempatan Kursor Cell untuk Mengaktifkan Fitur AutoAverage

Lalu, pergi ke tab Home atau Formulas dalam workbook excelmu. Klik dropdown tombol AutoSum di sana dan pilih Average.

Pilihan AutoAverage di tab Home

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Lokasi Tab Home, Dropdown Tombol AutoSum, dan Pilihan AutoAverage di Excel

Pilihan AutoAverage di tab Formulas

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Lokasi Tab Formulas, Dropdown Tombol AutoSum, dan Pilihan AutoAverage di Excel

Excel akan secara otomatis menuliskan AVERAGE dengan input cell range deret angkamu. Sebagai hasilnya, kamu bisa langsung mendapatkan hasil perhitungan rata-rata dari deret angkamu!

Rumus AVERAGE Excel Adalah; Fungsi, Contoh, dan Cara Menggunakannya - Screenshot Contoh Hasil AutoAverage

Sangat mudah, bukan?



Latihan

Setelah kamu mempelajari cara menggunakan rumus AVERAGE di excel, sekarang mari kita mengerjakan latihan. Hal ini agar kamu dapat mempraktekkan apa yang baru saja dipelajari dan memahami pembelajaranmu dengan lebih baik.

Unduh file latihannya dari link berikut dan jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. Unduh file kunci jawabannya jika kamu sudah selesai mengerjakan latihannya dan yakin atas jawaban-jawabanmu!

Link file latihan:
Unduh di sini

Pertanyaan

  1. Berapa rata-rata dari angka-angka di cell B1 sampai B10?
  2. Berapa rata-rata dari angka-angka di cell C1 sampai C10?
  3. Berapa rata-rata dari angka-angka di cell D1 sampai D10?

Link file kunci jawaban:
Unduh di sini



Catatan Tambahan

Kamu bisa memberikan sampai 255 input yang berbeda ke dalam suatu rumus AVERAGE.



Tutorial terkait yang sebaiknya kamu pelajari juga:



Ingin Belajar Lebih Banyak Tentang Excel?


Dapatkan info excel terbaru dari Compute Expert dengan mendaftarkan emailmu. Gratis!


Ingin Belajar Lebih Banyak Tentang Excel?


Dapatkan info excel terbaru dari Compute Expert dengan mendaftarkan emailmu. Gratis!



Ikuti konten tutorial kami juga di




Tutorial Pilihan CE

Cara Menghitung di Excel

Cara Menjumlahkan di Excel

Cara Pengurangan di Excel

Cara Mengalikan di Excel

Cara Membagi di Excel

Cara Menghitung Rata-rata di Excel



Rumus Excel

Rumus VLOOKUP

Rumus IF Excel

Rumus SUM Excel

Rumus COUNTIF Excel

Rumus COUNT



Tips dan Trik Excel

Cara Print Excel

Rumus Terbilang Excel

Worksheet Adalah

Range Adalah

Cara Menambah Kolom di Excel



Konsultasi Excel

Kontak Kami

Kebijakan Privasi

Kebijakan Afiliasi

Syarat & Ketentuan



© 2021 Compute Expert